
Lubbock, Texas, 5 Mar 2026 – Dalam ceramah TEDx yang mendorong pemikiran berjudul “Memilih Bisa Jadi Masalah dalam Demokrasi,” ilmuwan politik dan Fulbright Distinguished Chair Bernd Reiter, Ph.D., menantang salah satu asumsi paling diterima dalam politik modern: bahwa hanya dengan memilih saja sama dengan demokrasi.
Berdasarkan lebih dari 20 tahun penelitian tentang demokrasi, rasisme, nasionalisme, dan ketidaksetaraan, Reiter berpendapat bahwa masyarakat di seluruh dunia menghadapi dua krisis yang saling terkait: krisis politik dan krisis kapitalisme. Di inti kedua krisis tersebut, menurutnya, terdapat janji yang tidak terpenuhi.
“Janji inti demokrasi adalah pemerintahan sendiri. Janji inti pasar adalah kesempatan dan keadilan yang setara. Di sebagian besar negara, kita telah kehilangan keduanya.”
Demokrasi Telah Menjadi Olahraga Penonton
Dalam ceramah TEDx tersebut, Reiter menegaskan bahwa demokrasi perwakilan telah mengubah warga negara menjadi pengamat pasif. Pemilihan, yang dulunya dianggap sebagai ciri khas kebebasan, sekarang mungkin berfungsi sebagai pengganti partisipasi yang tulus. Politik telah menjadi sebuah tontonan, jelasnya, didominasi oleh elit sementara warga negara merasa semakin asing dan tidak berdaya.
Alih-alih bertanya apa yang salah, Reiter mengalihkan percakapan ke solusi yang sudah diterapkan di berbagai waktu dan tempat — dari Athena kuno hingga Swiss, dewan kota Vermont, dan sistem pemerintahan Penduduk Asli.
Ketidaksetaraan Ekstrem Merusak Kesempatan
Reiter juga membahas konsekuensi struktural dari konsentrasi kekayaan. Melalui contoh-contoh miliarder, modal warisan, dan akses pendidikan elit, ia menggambarkan bagaimana bunga majemuk dan kekayaan yang terakumulasi membuat mobilitas ke atas semakin tidak tercapai.
Ketika kekayaan menghasilkan dirinya sendiri lebih cepat daripada upah dapat mengimbangkannya, jelasnya, kesempatan setara menjadi mitos.
Alternatif Praktis — Bukan Utopis
Jauh dari teori abstrak, Reiter menguraikan proposal konkrit dalam ceramah tersebut, termasuk:
- Kewajiban sipil dalam pembuatan undang-undang, mirip dengan tugas juri
- Memberi kekuatan kepada komunitas lokal untuk membuat keputusan keuangan dan kebijakan yang mengikat
- Batas hukum pada kekuatan dan pengaruh politik
- Upah maksimum dan batas kekayaan untuk menjaga keadilan dan kesempatan
“Ide-ide ini bukan utopis,” tegas Reiter. “Mereka telah ada sebelumnya. Mereka sudah diterapkan di berbagai bagian dunia.”
Memperluas Percakapan
Reiter telah mengeksplorasi tema-tema ini secara luas dalam esai publik yang banyak dibaca yang memperluas ide-ide yang dibahas dalam ceramah TEDx-nya:
- “Memilih Bisa Jadi Masalah dalam Demokrasi,” The Conversation (2019)
https://theconversation.com/voting-could-be-the-problem-with-democracy-123952 - “Di dunia di mana polarisasi politik dan ketidaklibatan merusak demokrasi, apakah sistem ‘kgotla’ Botswana merupakan kuncinya?” The Conversation (2024)
https://theconversation.com/in-a-world-where-political-polarization-and-disengagement-are-denting-democracy-does-botswanas-kgotla-system-hold-the-key-242358 - “Bisakah teater menyelamatkan demokrasi? Ini bukan pertanyaan sembrono – hal itu telah terjadi sebelumnya.” Salon (2025)
https://www.salon.com/2025/04/13/can-theater-save-democracy-its-not-an-idle-question–its-happened-before/
Bersama-sama, tulisan-tulisan ini mengeksplorasi praktik demokrasi inovatif dari seluruh dunia dan menantang pembaca untuk membayangkan cara baru mengatur kehidupan politik.
Panggilan untuk Mengambil Kembali Pemerintahan Sendiri
Seorang profesor di Texas Tech University dan mantan direktur di University of South Florida, Reiter telah mengabdikan karirnya untuk menjembatani keilmuan dan keterlibatan publik. Ceramah TEDx-nya merupakan pergeseran dari mendiagnosis kemunduran demokrasi ke mempelajari dan mengadvokasi alternatif yang layak.
Pada intinya, pesannya sederhana namun radikal:
Demokrasi berarti pemerintahan sendiri — dan pemerintahan sendiri tidak dapat dialihkan.
Ceramah tersebut mengundang penonton untuk memikirkan kembali partisipasi politik, keadilan ekonomi, dan kemungkinan mengatur masyarakat di luar batas-batas sistem saat ini.
Tonton ceramah TEDx lengkap di sini:
Informasi Media & Penjadwalan
Bernd Reiter, Ph.D., tersedia untuk pidato utama, kuliah universitas, konsultasi, dan keterlibatan penasihat.
Kontak:
Bernd Reiter, Ph.D.
Texas Tech University
Email: bereiter@ttu.edu
Website:
LinkedIn:

Kontak Media
Authority On Demand
Sumber :Bernd Reiter
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
