Berita Indonesia Terbaru Hari Ini

Rudal Rusia Ditemukan Bertuliskan Karakter Korea, Menunjukkan Asal Korea Utara: Laporan

(SeaPRwire) –   Sebuah kelompok investigasi bernama Conflict Armament Research mengklaim sebuah rudal Rusia yang ditembakkan ke Ukraina ditandai dengan karakter Korea.

Conflict Armament Research (CAR) mendokumentasikan temuan mereka dalam sebuah laporan, mengatakan sepotong reruntuhan dari rudal itu ditandai secara manual dalam bahasa asing.

“Pada barometer didokumentasikan di Ukraina pada 11 Januari 2024, sebagai bagian dari reruntuhan rudal, para penyelidik CAR mengamati label dengan tulisan tangan karakter Korea (Hangul) ‘ᄌ’,” klaim laporan itu.

Makna simbol tersebut sehubungan dengan komponen rudal tidak langsung jelas.

Terlepas dari itu, kehadiran karakter bahasa Korea membakar tuduhan kerja sama antara Rusia dan – negara terakhir diduga memproduksi rudal balistik untuk invasi Ukraina.

“Para penyidik CAR tidak melihat karakter Hangul pada komponen lain,” laporkan organisasi itu.

Amerika Serikat dan Korea Selatan secara resmi mengklaim Korea Utara menyediakan senjata untuk Rusia, termasuk artileri dan rudal, untuk membantu mengisi kembali persediaannya yang terkuras karena perangnya di Ukraina. Sebagai imbalannya, Korea Utara diduga menerima wawasan teknologi dan militer.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional bernama John Kirby menanggapi spekulasi kesepakatan balistik Rusia-Korea Utara awal bulan ini dalam konferensi pers Gedung Putih.

“Informasi kami menunjukkan bahwa Rakyat Demokratik Korea baru-baru ini menyediakan Rusia dengan peluncur rudal balistik dan beberapa rudal balistik,” kata Kirby kepada para wartawan dalam briefing di Gedung Putih.

Koo Byoungsam, juru bicara Conflict Armament Research, mengatakan mereka terus memantau kunjungan diplomatik antara dua negara tersebut dan setiap kemungkinan perjanjian atau pergeseran dalam hubungan.

Juru bicara itu menuduh Korea Utara dan Rusia “mempertahankan kegiatan kerja sama ilegal, termasuk pertukaran senjata” menyusul kunjungan Kim ke Rusia pada September, ketika ia bertemu dengan Putin.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.