Berita Indonesia Terbaru Hari Ini

Tentara AS Tewas Setelah Insiden Nontempur di Kuwait

(SeaPRwire) –   Seorang tentara AS meninggal dalam insiden nontempur di Kamp Arifjan di Kuwait, menurut siaran pers dari Angkatan Darat AS.

Identitas tentara tersebut saat ini ditahan sampai pemberitahuan keluarga selesai. Penyebab kematian tentara sedang diselidiki.

Kamp Arifjan, fasilitas Angkatan Darat AS yang terletak di selatan Kuwait City, menampung personel Angkatan Darat, Angkatan Laut, Korps Marinir dan Garda Pantai AS. Fasilitas tersebut juga menampung personel dari Australia, Kanada, Rumania, Polandia, dan Inggris.

Kematian tentara itu terjadi ketika basis-basis AS di Timur Tengah berada dalam kewaspadaan tinggi menyusul serangan Hamas terhadap Israel yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan melukai ratusan lainnya.

Dalam beberapa bulan berikutnya, sekelompok koalisi milisi yang didukung Iran telah menyerang target-target AS lebih dari 160 kali atas dukungan AS untuk Israel.

Bulan lalu, tiga tentara AS tewas dalam serangan drone terhadap basis militer AS di Yordania yang dikenal sebagai Menara 22, dekat perbatasan dengan Suriah dan Irak. Lebih dari 40 tentara tewas dalam serangan itu.

Seorang pejabat AS kemudian mengkonfirmasi kepada Digital bahwa drone yang membunuh tiga tentara Amerika itu diproduksi di Iran.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.