Berita Indonesia Terbaru Hari Ini

Warga Pulau Yunani Tanpa Air Setelah Diduga Ada Sabotase Pipa

(SeaPRwire) –   Warga pulau Yunani Aegina sudah beberapa hari tidak memiliki air mengalir di rumah mereka setelah dugaan tindakan sabotase melumpuhkan jaringan pipa bawah laut dari daratan, kata pihak berwenang di Athena, Selasa.

Pihak pejabat mengatakan sebuah bahan peledak kemungkinan telah memutus pasokan air minum yang dibawa oleh jaringan pipa sepanjang 7,5 mil itu dan perbaikan kemungkinan akan memakan waktu beberapa minggu. Wali Kota Athena Nikos Hardalias mengatakan bahwa penyelam penjaga pantai telah menemukan bagian yang mengalami kerusakan.

Sebagian pejabat menduga bahwa sabotase tersebut mungkin ada kaitannya dengan persaingan antara beberapa pihak swasta untuk memasok air bagi pulau-pulau yang berada di dekat Athena. Hardalias, yang melakukan perjalanan dengan perahu, Senin, menuju area di atas lokasi kejadian mengatakan bahwa ia telah meminta dilakukan penyelidikan yudisial atas dugaan serangan tersebut.

“Prioritas kami adalah untuk meningkatkan dan memperbarui langkah-langkah keamanan kami agar infrastruktur penting ini tidak menjadi sasaran tindakan sabotase lainnya,” katanya.

Aegina adalah destinasi yang populer untuk warga Athena yang ingin menghabiskan akhir pekan. Pulau ini terletak 15,5 mil di barat daya Piraeus, rumah bagi pelabuhan utama, dan memiliki populasi penduduk tetap sekitar 13.000 orang.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.