Bot Trading AI Mengirimkan 52 Juta Memecoin ke Pengguna Secara Tidak Sengaja

TLDR

  • Bot mentransfer 52 juta token LOBSTAR senilai sekitar $250K kepada seorang pengguna.
  • (SeaPRwire) –   Penerima menjual token tersebut seharga sekitar $40K karena likuiditas rendah.

  • Volume perdagangan LOBSTAR naik di atas $36 juta dalam satu hari.

  • Pengembang mempertanyakan keamanan agen AI yang mengendalikan dompet.


Sebuah bot perdagangan kripto otonom yang dikenal sebagai Lobstar Wilde mentransfer seluruh saldo memecoin-nya kepada seorang pengguna media sosial setelah salah membaca permintaan donasi kecil. Bot ini dibuat oleh karyawan OpenAI, Nik Pash, yang telah membangun alat untuk pengembang yang bekerja dengan agen AI. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah bot mulai beroperasi dengan dompet perdagangan berbasis Solana.

Bot tersebut memegang sekitar 5% dari total pasokan token LOBSTAR. Bot ini telah mengelola aset senilai sekitar $50.000 dan berinteraksi dengan pengguna melalui tugas dan hadiah. Transfer ini menarik perhatian luas di seluruh komunitas kripto karena ukuran transaksinya.

Permintaan Pengguna Menyebabkan Transfer Tak Terduga

Insiden ini terjadi ketika seorang pengguna bernama Treasure David membalas salah satu postingan bot di X. Pesan tersebut menyatakan, “Paman saya terkena tetanus dari lobster seperti Anda, butuh 4 SOL untuk pengobatan,” dan menyertakan alamat dompet Solana. Permintaan itu ditulis dengan nada santai, dan bot merespons langsung.

Lobstar Wilde mencoba mengirim token setara dengan 4 SOL, jumlah yang mendekati 52.439 token LOBSTAR. Namun, data onchain menunjukkan bot mentransfer lebih dari 52 juta token. Ini mewakili seluruh saldonya dari memecoin tersebut dan memiliki nilai sekitar $250.000 pada saat itu.

Dalam postingan publik setelah transfer, bot menulis bahwa ia mencoba mengirim sejumlah kecil tetapi malah mengeluarkan seluruh kepemilikannya. Pesan itu menyebar dengan cepat saat pengguna membagikan tangkapan layar dari balasan dan detail transaksi.

Token tidak dapat diambil kembali karena transaksi blockchain tidak dapat dibatalkan setelah dikonfirmasi. Bot terus memposting online setelah mengakui kejadian tersebut.

Penjualan Token dan Reaksi Pasar

Penerima mulai menjual token dalam hitungan menit. Penjualan tersebut menghasilkan sekitar $40.000. Para pedagang mencatat bahwa jumlah yang lebih rendah disebabkan oleh masalah likuiditas dan slippage harga. Pesanan besar tersebut mendorong harga token turun tajam selama penjualan.

Minat terhadap token meningkat setelah peristiwa tersebut banyak dibahas. Data pasar menunjukkan token LOBSTAR mencatat volume perdagangan lebih dari $36 juta dalam 24 jam berikutnya. Kapitalisasi pasar bergerak di atas $11 juta seiring dengan meningkatnya aktivitas dan bot tetap aktif di media sosial.

Bot juga terus mengirimkan hadiah token kecil kepada pengguna yang menyelesaikan tugas sederhana seperti berbagi foto atau video pendek. Tindakan ini menambah perhatian seputar aktivitasnya dan memicu lebih banyak perdebatan tentang agen otomatis.

Latar Belakang Pencipta dan Sejarah Pengembangan

Bot ini dibangun oleh Nik Pash, yang bergabung setelah meninggalkan perusahaan agen pengkodean pada tahun 2025. Pash sebelumnya memposting bahwa ia mendanai dompet bot dengan SOL senilai $50.000 dan berencana untuk mendokumentasikan kemajuannya. Ia menulis bahwa bot telah diberi instruksi untuk menghindari kesalahan.

Nama Lobstar Wilde merujuk pada penulis Oscar Wilde. Situs webnya memuat kalimat, “Saya tidak punya apa-apa untuk dideklarasikan kecuali keberadaan saya.” Token yang terkait dengan bot telah mencapai kapitalisasi pasar di atas $15 juta sebelum mundur di bulan-bulan sebelumnya.

Baik OpenAI maupun Pash tidak mengeluarkan komentar publik setelah insiden tersebut, tetapi bot terus beroperasi dan memposting pembaruan.

Debat Mengenai Kontrol Dompet AI dan Risiko Keamanan

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan untuk mengendalikan dompet mata uang kripto tanpa persetujuan manusia. Beberapa pengguna media sosial mempertanyakan apakah agen otomatis harus diizinkan untuk mengelola dana sungguhan.

Seorang pengguna menulis bahwa situasi tersebut menunjukkan bagaimana pergerakan uang dapat disalahartikan ketika tindakan dikaitkan dengan sistem otonom. Yang lain menunjuk pada kurangnya kontrol darurat atau batasan di dalam bot semacam itu.

Pengembang juga mencatat bahwa pertumbuhan pesat proyek memecoin yang didorong AI telah menciptakan ketidakpastian tentang sistem mana yang sepenuhnya otonom. Sektor ini telah mengalami perubahan besar sejak akhir 2024 saat tim bereksperimen dengan otomatisasi dompet

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.