Ringkasan Singkat;
- Saham Opendoor turun 5% setelah Fed mengisyaratkan suku bunga bisa tetap tinggi sampai tahun 2026.
- Naiknya biaya hipotek memeras bisnis flipping rumah online, termasuk Opendoor dan Offerpad.
- Fed mempertahankan suku bunga pada 3.50%-3.75%, sementara ekspektasi inflasi untuk tahun 2026 berkisar pada 2.7%.
- Jatuh tempo surat berkonversi menimbulkan kekhawatiran likuiditas, menambah tekanan pada saham Opendoor.
(SeaPRwire) – Opendoor Technologies Inc. (NASDAQ:OPEN) melihat sahamnya turun 5% menjadi $5.28 pada Rabu, sebagai reaksi investor terhadap isyarat dari Federal Reserve bahwa suku bunga mungkin tetap tinggi. Pasar luas juga mundur, dengan S&P 500 turun 1.36% dan Nasdaq turun 1.46%.
Investor terutama waspada terhadap saham terkait perumahan. Model bisnis Opendoor, yang membeli rumah langsung dari penjual dan menjualnya kembali secara online, menghadapi tekanan yang lebih tinggi ketika biaya pinjaman tinggi dan penjualan ulang lambat. Dinamika ini dapat mengurangi profitabilitas dan menunda target titik impas, menjadikan sentimen pasar rapuh.
Suku Bunga Hipotek dan Angka Perumahan Menunjukkan Gambar Campuran
Bahkan sebelum pengumuman Fed, data perumahan telah mengirimkan isyarat campuran. Penjualan rumah tertunda naik 1.8% pada bulan Februari menjadi 72.1, menunjukkan beberapa aktivitas yang berlanjut di pasar. Namun, suku bunga hipotek naik menjadi 6.11% minggu lalu, dari 5.98%, setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang membuat keterjangkauan bagi pembeli menjadi lebih rumit.
Opendoor Technologies Inc., OPEN

Analis industri memperingatkan bahwa penjualan rumah musim semi mungkin menghadapi hambatan. “Pasar tidak banyak bergerak,” kata ekonom ING James Knightley, menyoroti ketidakpastian yang dapat mengurangi antusiasme pembeli.
Sementara itu, Hannah Jones dari Realtor.com mencatat bahwa naiknya biaya pinjaman dapat membebani permintaan dalam beberapa bulan ke depan.
Pembangun Rumah Tetap Waspada
Sektor perumahan yang lebih luas mencerminkan waspada yang serupa. Indeks pasar perumahan NAHB/Wells Fargo untuk bulan Maret naik sedikit menjadi 38, tetap di bawah level netral 50 selama 23 bulan berturut-turut. Ketua NAHB Bill Owens menyatakan bahwa banyak pembeli “masih ragu-ragu,” dan Chief Economist Robert Dietz memperingatkan bahwa harga minyak dan ketidakpastian pasar yang berlangsung terus menjadi hambatan bagi pasar perumahan.
Platform flipping rumah lainnya menghadapi tekanan serupa. Offerpad Solutions, penjual properti online lainnya, turun 5.7% pada Rabu, menunjukkan kepekaan seluruh sektor terhadap kondisi suku bunga dan likuiditas.
Laporan Keuangan Opendoor Menunjukkan Potensi Pemulihan
Meskipun saham turun, fundamental Opendoor menunjukkan jalur menuju pemulihan. Perusahaan melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar $736 juta, dengan laba kotor mencapai $57 juta dan 1.706 rumah dibeli selama periode tersebut. CEO Kaz Nejatian mencatat bahwa hasil ini mencerminkan eksekusi berkelanjutan perusahaan menuju pencapaian laba bersih disesuaikan titik impas pada akhir tahun 2026.
Namun, pengajuan perusahaan mengungkapkan pertimbangan keuangan yang mendekat. Opendoor memiliki surat berkonversi 7.00% jatuh tempo pada tahun 2030, dengan pemegang dapat mengonversi hingga 31 Maret 2026. Pembayaran dengan tunai dapat menekan likuiditas, sementara konversi ke saham dapat menurunkan porsi kepemilikan pemegang saham yang ada, menambah lapisan waspada lainnya bagi investor.
Sentimen Pasar Bergantung pada Kebijakan Fed
Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada 3.50%-3.75% menekankan lingkungan kondisi moneter yang stabil. Inflasi sekarang diproyeksikan sebesar 2.7% untuk tahun 2026, dan meskipun satu penurunan suku bunga diantisipasi akhir tahun ini, peserta pasar tetap waspada. Ketua Jerome Powell mengakui ketidakpastian seputar dampak pasar energi, membuat investor waspada terhadap pertumbuhan ekonomi jangka pendek.
Bagi Opendoor, kombinasi dari biaya pinjaman yang tinggi, pertimbangan surat berkonversi, dan volatilitas pasar yang lebih luas berarti bahwa bahkan angka laba yang positif mungkin tidak segera diterjemahkan menjadi keuntungan saham.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
