
(AsiaGameHub) – Mantan karyawan dari Kalshi sedang menggalang dana hingga $35 juta untuk dana ventura baru yang berfokus pada startup pasar prediksi (prediction market). Upaya ini menambah tanda lain bahwa investor mulai melirik melampaui tempat perdagangan dan masuk ke infrastruktur yang mendukung pasar berbasis peristiwa (event-driven markets).
Penting untuk Diketahui
- 5c(c) Capital berencana untuk berinvestasi di sekitar 20 startup selama dua tahun ke depan.
- Dana tersebut menargetkan pembuat pasar (market makers), desain indeks, dan peralatan (tooling) untuk pasar prediksi.
- Para pendukungnya sudah mencakup para pemimpin yang terkait dengan Kalshi, Polymarket, serta lingkaran investasi kripto dan fintech utama.
Dana Baru Menargetkan Infrastruktur di Balik Pasar Prediksi
Sebuah dana baru bernama 5c(c) Capital mulai terbentuk di salah satu sudut perdagangan online yang paling cepat berkembang. Kendaraan investasi ini dipimpin oleh dua anggota tim awal Kalshi, menurut pengajuan dan orang-orang yang mengetahui penggalangan dana tersebut, dan targetnya adalah hingga $35 juta.
Alih-alih menyasar platform prediksi yang berhadapan langsung dengan konsumen secara langsung, dana ini membidik lapisan di bawahnya. Itu mencakup pembuat pasar, sistem penetapan harga, produk indeks, alat likuiditas, dan infrastruktur inti untuk perdagangan berbasis peristiwa. Dalam istilah sederhana, 5c(c) Capital mencari bagian-bagian yang membantu pasar prediksi berjalan lebih baik, menetapkan harga lebih cepat, dan berkembang dengan lebih bersih.
Sudut pandang tersebut penting karena sektor ini telah berkembang jauh melampaui status ceruk (niche). Platform prediksi teregulasi Kalshi dan platform on-chain Polymarket keduanya telah mencatat volume bulanan yang berkelanjutan dalam angka miliaran dua digit, menarik lebih banyak perhatian dari para pedagang, pembangun, dan investor institusional. Hasilnya, dana ventura kini tidak hanya menjangkau pasar (marketplaces) tetapi juga perangkat lunak, data, dan jalur perdagangan di belakangnya.
ChainCatcher melaporkan bahwa CEO Kalshi Tarek Mansour dan CEO Polymarket Shayne Coplan termasuk di antara para pendukung yang sudah terikat dengan dana tersebut. Investor yang terkait dengan Andreessen Horowitz, Ribbit Capital, dan Multicoin Capital juga terlibat. Untuk pasar yang sering terbagi menjadi kubu teregulasi dan asli kripto (crypto-native), perpaduan tersebut sangat menonjol.
Secara publik, hubungan antara nama-nama besar di bidang ini tidak selalu terlihat ramah. Coplan sebelumnya menepis Kalshi sebagai “peniru Polymarket” dalam penampilan media saat kedua perusahaan bersaing untuk likuiditas, pencatatan, dan ranah regulasi. Meski begitu, uang dari kedua belah pihak kini tampaknya berbaris di belakang tesis luas yang sama: pasar prediksi membutuhkan infrastruktur yang lebih baik jika kategori ini ingin terus berkembang.
Seseorang yang terlibat dalam penggalangan dana tersebut, yang tidak berwenang untuk berbicara secara publik, merangkum logika tersebut dengan jelas. “Apa yang kita lihat sekarang adalah investor menjamin jalur dan alat yang memungkinkan pasar ini ada, bukan hanya tempat-tempat utama,” kata salah satu orang yang terlibat dalam penggalangan dana tersebut, yang tidak berwenang untuk berbicara secara publik.
Bagi para pendiri yang membangun di pasar prediksi, kontrak peristiwa, produk indeks, API perdagangan, sistem likuiditas, atau teknologi pembuatan pasar, itu adalah sinyal penting. Minat investor tidak lagi hanya terfokus pada merek-merek paling terkenal. Modal juga mulai mengalir ke lapisan “picks-and-shovels” (alat pendukung) di sektor ini, di mana infrastruktur, peralatan, dan kualitas eksekusi dapat menentukan siapa yang menang.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
