
(AsiaGameHub) – Bank Sentral Eropa telah mendukung rencana Komisi Eropa untuk memberikan kewenangan pengawasan yang lebih kuat atas perusahaan-perusahaan kripto besar kepada ESMA, memberikan dukungan segar bagi dorongan yang lebih luas untuk pengawasan yang lebih terpusat di seluruh blok.
Dorongan ini juga memunculkan pertanyaan politik yang lebih luas. Bagi para kritikus, mengalihkan lebih banyak kewenangan dari regulator nasional ke ESMA bukan hanya masalah kebijakan kripto. Itu juga merupakan langkah lain menjauh dari kedaulatan nasional dan menuju kontrol yang lebih terpusat atas aktivitas keuangan. Dalam pandangan itu, rencana ini berisiko mempersempit baik kebebasan keuangan pribadi maupun ruang yang dimiliki masing-masing negara UE untuk menetapkan pendekatan mereka sendiri.
Perlu Diketahui
- ECB mengatakan pengawasan ESMA terhadap perusahaan kripto lintas batas utama akan mengurangi fragmentasi.
- Di bawah MiCA, perusahaan kripto sekarang dapat memperoleh lisensi di satu negara UE dan beroperasi di seluruh blok.
- Proposal ini masih memerlukan perundingan di antara pemerintah UE dan Parlemen Eropa.
ECB Berikan Bobot Baru bagi Rencana Kripto ESMA
Perubahan terbesar dalam proposal ini sederhana: lebih sedikit ruang bagi regulator nasional untuk mengontrol perusahaan kripto besar, dan lebih banyak kekuasaan untuk ESMA. Dalam opini tidak mengikat yang diterbitkan Jumat, ECB mengatakan membawa perusahaan pasar lintas batas yang penting secara sistemik, termasuk grup kripto besar, di bawah regulator yang berbasis di Paris akan membantu memotong fragmentasi dan memperkuat stabilitas keuangan.
Itu akan menjadi perubahan besar pada cara MiCA bekerja dalam praktiknya. Saat ini, penyedia layanan aset kripto dapat mendirikan usaha di bawah satu regulator nasional dan kemudian memberikan layanan secara “paspor” di seluruh UE. Struktur itu telah membantu perusahaan memilih basis perizinan yang lebih ramah, dengan perusahaan-perusahaan seperti Kraken di Irlandia, Coinbase dan Bitstamp di Luksemburg, dan Bitpanda di Austria, sementara manajemen aset Bitpanda memilih Jerman.
ECB berargumen bahwa pengawasan langsung ESMA untuk semua CASP akan meningkatkan konvergensi pengawasan, mengurangi risiko lintas batas, dan membantu melindungi integritas pasar tunggal. ECB juga mengatakan hubungan antara bank dan perusahaan kripto semakin berkembang, baik melalui layanan kripto pelanggan atau penyediaan layanan langsung kepada grup kripto, meningkatkan risiko guncangan dapat menyebar ke sistem keuangan yang lebih luas.
Penolakan sudah ada. Beberapa negara anggota yang lebih kecil, termasuk Malta, telah menolak dan berargumen rencana ini datang terlalu dini karena aturan MiCA untuk CASP baru mulai berlaku sepenuhnya pada akhir 2024. Reuters juga melaporkan kekhawatiran yang lebih luas dari negara-negara seperti Irlandia dan Luksemburg atas pemberian kewenangan langsung yang lebih luas kepada ESMA.
Bahkan dengan dukungan ECB, rencana ini masih berjarak berbulan-bulan dari menjadi undang-undang. Pemerintah dan pembuat undang-undang UE sekarang perlu merundingkan paket yang lebih luas sebelum Parlemen dapat membawanya lebih jauh. ECB juga mengatakan ESMA akan membutuhkan staf dan pendanaan yang cukup jika akan mengawasi langsung perusahaan-perusahaan kripto besar.
FAQ
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
