
(AsiaGameHub) – Elon Musk telah memaparkan rencana untuk proyek manufaktur chip yang melibatkan Tesla dan SpaceX. Fasilitas yang diusulkan, disebut Terafab, akan dibangun di dekat operasi Tesla di Austin dan bertujuan untuk memenuhi permintaan internal akan chip AI dan robotika.
Yang Perlu Diketahui
- Musk mengatakan pasokan chip tidak dapat mengimbangi permintaan dari Tesla dan SpaceX.
- Situs Terafab yang diusulkan akan berada di dekat kantor pusat Tesla dan gigafactory di Austin.
- Musk tidak memberikan garis waktu untuk proyek tersebut selama acara di Austin.
Musk Ingin Kendali Langsung atas Pasokan Chip
Alih-alih menunggu pemasok semikonduktor dari luar, Elon Musk mengatakan Tesla dan SpaceX mungkin perlu membangun solusi mereka sendiri. Berbicara di sebuah acara di pusat kota Austin pada Sabtu malam, Musk mengatakan pembuat chip saat ini tidak memproduksi dengan cukup cepat untuk kebutuhan kecerdasan buatan dan robotika di seluruh perusahaannya.
“Kami membangun Terafab atau kami tidak memiliki chip, dan kami membutuhkan chip, jadi kami membangun Terafab.”
Sebuah foto yang ditampilkan selama acara tersebut menunjukkan bahwa situs itu akan berada dekat dengan kantor pusat Tesla dan gigafactory perusahaan di Austin. Lokasi itu akan menempatkan proyek tersebut di sebelah salah satu pusat manufaktur Tesla utama, sekaligus mengikatnya erat dengan pekerjaan yang lebih luas di bidang AI, otomasi, dan robotika.
Musk menggambarkan target output yang sangat besar. Dia mengatakan rencananya adalah memproduksi chip yang dapat mendukung 100 hingga 200 gigawatt daya komputasi per tahun di Bumi, bersama dengan satu terawatt di luar angkasa. Dia tidak menjelaskan kapan proyek bisa dimulai atau berapa lama persiapan konstruksi dan produksi mungkin akan berlangsung.
Ketiadaan garis waktu itu penting karena manufaktur semikonduktor adalah salah satu bisnis industri yang paling sulit untuk dijalankan. Fabrikasi chip membutuhkan pengalaman teknik yang mendalam, siklus pembangunan yang panjang, rantai pasokan yang kompleks, dan pengeluaran modal yang besar. Musk terkenal karena menetapkan tujuan yang sangat agresif, dan Bloomberg mencatat bahwa dia tidak berasal dari latar belakang manufaktur semikonduktor.
Meski begitu, logika di balik proposal ini mudah untuk diikuti. Tesla semakin mendalami AI dan robotika, sementara SpaceX juga membutuhkan lebih banyak daya komputasi untuk sistem yang canggih. Jika pasokan dari luar tetap ketat, operasi chip internal atau yang dikendalikan secara ketat dapat memberi Musk kepastian lebih atas salah satu bagian terpenting dari tumpukan teknologi tersebut.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
