Filipina Tambahkan Personel DOJ ke Basis Data Pembatasan Kasino

(AsiaGameHub) –   Filipina memperketat aturan akses kasino bagi staf sektor publik setelah adanya perjanjian baru antara Pagcor dan Department of Justice. Kesepakatan ini menambahkan personel Department of Justice ke dalam daftar orang yang dilarang memasuki kasino, memberikan regulator lapisan kontrol tambahan di salah satu pasar kasino lokal paling terbuka di Asia.


Penting untuk Diketahui

  • Pagcor dan Department of Justice menandatangani perjanjian tersebut pada hari Senin
  • Personel Department of Justice akan ditambahkan ke dalam daftar pembatasan kasino
  • Database pembatasan Pagcor saat ini memiliki sekitar 600.000 nama

Filipina Memperluas Daftar Pembatasan Kasino Dengan Kesepakatan DOJ

Kesepakatan berbagi data baru antara Pagcor dan Department of Justice akan memperluas penegakan aturan masuk kasino di Filipina. Di bawah nota kesepakatan tersebut, personel dari Department of Justice kini akan dimasukkan ke dalam database orang-orang yang dibatasi, menurut Philippine News Agency.

Bagi sektor kasino lokal, perjanjian ini penting karena Filipina tetap menjadi salah satu dari sedikit pasar di Asia di mana kasino terbuka luas bagi penduduk lokal maupun pengunjung asing. Namun, akses tersebut tidak tanpa batas. Aturan yang ada sudah melarang pejabat dan pegawai pemerintah untuk berjudi, dan pengaturan baru ini menambahkan jalur lain untuk memeriksa kepatuhan.

Ketua dan kepala eksekutif Pagcor Alejandro Tengco mengatakan pada hari Senin bahwa perjanjian tersebut adalah yang pertama dari jenisnya antara regulator perjudian dan lembaga pemerintah. Ia juga menyoroti kesenjangan antara daftar pembatasan saat ini dan jumlah tenaga kerja publik. Daftar Pagcor saat ini hanya berisi sekitar 600.000 nama, sementara pejabat dan pegawai pemerintah di seluruh negeri berjumlah sekitar 4,5 juta orang.

Jumlah staf Department of Justice saja memberikan skala yang nyata pada kesepakatan ini. Departemen tersebut memiliki sekitar 60.000 personel di kantor pusat dan lembaga-lembaga terkaitnya, sehingga menambahkan kelompok tersebut ke dalam sistem dapat memperkuat penyaringan di properti kasino dan meningkatkan penegakan pembatasan perjudian yang ada.

Sekretaris Kehakiman Fredderick Vida membingkai perjanjian tersebut sebagai masalah integritas bagi sektor publik. Ia mengatakan: “kehadiran pejabat dan pegawai pemerintah di tempat perjudian, yang melanggar hukum dan peraturan yang ada, merusak standar etika yang telah kita sumpah untuk ditegakkan.”

Ia juga mengatakan: “Inisiatif berbagi data ini tepat waktu dan diperlukan. Dengan memungkinkan sistem identifikasi yang lebih efisien dan akurat, kita memperkuat mekanisme penegakan hukum dan memastikan bahwa kebijakan tidak hanya tertulis tetapi juga diimplementasikan secara bermakna.”

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.