Nevada Tetap Menutup Kalshi Lagi

(AsiaGameHub) –   Nevada untuk sementara tetap menutup pasar bagi Kalshi. Seorang hakim memperpanjang larangan yang ada dan mengisyaratkan penetapan sementara yang lebih lama, membuat perusahaan tersebut tidak dapat menawarkan kontrak hasil acara di negara bagian itu.


Yang Perlu Diketahui

  • Hakim Jason Woodbury memperpanjang larangan 20 Maret hingga 17 April
  • Regulator Nevada mengatakan Kalshi menawarkan aktivitas perjudian tanpa lisensi
  • Kalshi mengatakan kontraknya adalah swap yang diatur federal, bukan taruhan

Nevada Memperlakukan Kalshi Seperti Sportsbook

Kemenangan di tingkat federal di tempat lain tidak membantu Kalshi di sini. Di Nevada, Hakim Jason Woodbury tetap memblokir platform tersebut dan memberi dirinya lebih banyak waktu untuk menyiapkan apa yang menurut Reuters bisa menjadi penetapan sementara permanen.

Inti dari kasus ini bukanlah soal teknis perizinan, melainkan pandangan dasar terhadap produk. Kalshi berargumen bahwa kontrak acaranya berada di bawah regulasi federal dan dapat ditawarkan di seluruh negeri. Regulator Nevada menjawab dengan poin yang lebih sederhana: orang-orang masih memasang uang pada hasil olahraga di negara bagian itu tanpa lisensi taruhan olahraga Nevada.

Woodbury setuju dengan regulator, bukan dengan Kalshi. Dia mengatakan dia dapat memasang taruhan $100 di Kalshi dengan cara yang sama seperti yang bisa dia lakukan di sportsbook berlisensi. Kemudian dia menyampaikannya dengan lebih langsung.

“Tidak peduli bagaimana kamu melihatnya, tindakan itu tidak dapat dibedakan,” kata Woodbury. “Jadi, berdasarkan argumen yang telah disampaikan, saya menyimpulkan bahwa ini adalah aktivitas perjudian yang dilarang untuk dilakukan oleh siapa pun yang tidak memiliki lisensi.”

Putusan itu meninggalkan masalah yang jelas bagi Kalshi di Silver State. Jika platform ingin beroperasi di sana, platform akan membutuhkan lisensi perjudian. Nevada menjadi negara bagian pertama yang secara hukum menghentikan operasi Kalshi, yang memberikan bobot tambahan pada kasus ini karena negara bagian lain terus memperdebatkan pasar prediksi dan kontrak olahraga.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.