Lebih dari 50% Pendapatan Gaming PC Saat Ini Berasal dari Game di Luar 20 Besar

(AsiaGameHub) –   Laporan PC and Console Gaming Report 2026 dari Newzoo menunjukkan pola yang jelas di pasar Barat. Di PC, lebih banyak pendapatan kini berasal dari game di luar pemimpin tangga lagu terbesar, dan para pemain juga bertahan dengan judul-judul tersebut lebih lama.


Penting untuk Diketahui

  • Di pasar Barat, game yang berada di peringkat 21 ke bawah naik dari 48% menjadi 56% dari pendapatan PC pada tahun 2025.
  • Waktu bermain untuk game di luar Top 20 melonjak 44%, sementara total waktu bermain PC naik 14%.
  • Di Xbox, Game Pass masih membentuk ke mana waktu dihabiskan, sementara PlayStation lebih mengandalkan judul-judul katalog eksklusif yang besar.

PC Memberikan Ruang Lebih Besar bagi Long Tail

Lebih dari separuh pendapatan PC di pasar Barat kini berasal dari judul-judul di luar Top 20. Itulah tajuk utama dari Newzoo, dan hal ini menunjukkan banyak hal tentang ke mana arah pasar. Hit besar tentu saja masih penting, tetapi lapisan tepat di bawahnya mendapatkan bobot komersial yang lebih besar dari sebelumnya.

Tianyi Gu, manajer analisis pasar di Newzoo, menyatakannya dengan jelas:

“Di PC, ruang di bawah Top 20 menjadi lebih bermakna secara ekonomi. Hal itu tidak membuat pasar menjadi tidak terkonsentrasi, tetapi membuat game di bawah posisi teratas menjadi lebih relevan secara komersial dibandingkan sebelumnya.”

Tren tersebut bukan hanya soal penjualan. Hal ini juga terlihat pada waktu yang dihabiskan. Newzoo mengatakan waktu bermain untuk game yang berada di peringkat 21 ke bawah melonjak 44% pada tahun 2025. Total waktu bermain PC naik 14% selama periode yang sama, sementara waktu bermain Top 20 tetap datar atau sedikit menurun. Dengan kata lain, pemain tidak hanya membeli lebih banyak game di luar tingkat teratas. Mereka tetap memainkannya.

Beberapa jenis game tampaknya paling diuntungkan. Game katalog yang tahan lama seperti Cyberpunk 2077, Elden Ring, dan Skyrim terus menarik pemain kembali. Game survival dan RPG aksi juga sangat cocok dengan pola tersebut, terutama karena pembaruan, penyeimbangan, dan dukungan jangka panjang membuat mereka tetap aktif lama setelah peluncuran. Rust, DayZ, dan Path of Exile 2 menonjol di sini.

Rilisan yang lebih baru juga mendapatkan ekor yang lebih panjang (long tail) daripada sebelumnya. Newzoo menunjuk REPO dan Kingdom Come Deliverance 2 sebagai game yang terus terjual dengan stabil setelah keluar dari daftar terlaris. Hal itu penting karena penurunan tajam setelah peluncuran kini terlihat tidak terlalu curam. Kelompok pemain yang lebih besar tampaknya senang menunggu diskon, patch, atau sekadar waktu luang yang cukup untuk memainkannya nanti.

Pola konsol terlihat berbeda. Di PlayStation, judul-judul lama masih harus berebut waktu dengan game olahraga tahunan, yang terus menyedot perhatian bahkan di luar peringkat teratas. Ketika pemain di platform tersebut kembali ke rilisan lama, mereka cenderung lebih menyukai eksklusif profil tinggi seperti God of War Ragnarök, Ghost of Tsushima, Spider Man 2, dan The Last of Us Part 2.

Xbox menceritakan kisah yang berbeda lagi. Newzoo mengatakan waktu bermain di sana terpantau erat dengan apakah sebuah game ada di Game Pass. Judul-judul free-to-play baru menyumbang kurang dari 1% waktu bermain di Xbox, yang menunjukkan banyak pemain di sana tetap fokus pada perpustakaan langganan yang sudah mereka bayar.

Chris Anderson menulis lebih dari 20 tahun yang lalu di Wired bahwa game PC berada di posisi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan dari long tail, sebagian terbantu oleh nostalgia dan perangkat lunak lama yang menemukan kehidupan baru di mesin modern. Pernyataan itu terlihat lebih relevan sekarang. PC masih memiliki ruang untuk blockbuster, tetapi penyebaran uang dan waktu semakin luas, dan hal itu memberi penerbit, tim layanan live service, dan pemilik katalog lebih banyak hal untuk dikerjakan.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.