Polis Houston menggulung Lucky J Social Club atas klaim judi ilegal

(AsiaGameHub) –   Polisi Houston menggerebek Lucky J Social Club pada Rabu malam setelah tuduhan perjudian ilegal di dalam klub poker tersebut. Petugas menangkap setidaknya tiga orang dan menyita lebih dari $350.000 dalam bentuk uang tunai dan peralatan judi.


Perlu Diketahui

  • Polisi mengatakan tiga pria menghadapi tuduhan pelanggaran ringan terkait promosi perjudian.
  • Sekitar 80 hingga 90 orang berada di dalam Lucky J Social Club saat penggerebekan.
  • Pihak berwenang mungkin akan mengajukan lebih banyak dakwaan seiring berlanjutnya penyelidikan.

Penggerebekan Lucky J Social Club di Houston

Petugas SWAT dan drone merupakan bagian dari operasi polisi di Lucky J Social Club. Video dari lokasi kejadian menunjukkan puluhan pemain dengan tangan terangkat saat petugas bergerak di dalam klub.

Tiga pria yang ditangkap menghadapi tuduhan pelanggaran ringan promosi perjudian. Namun, pihak berwenang tidak mengesampingkan tindakan lebih lanjut, dan laporan lokal memberikan total penangkapan yang berbeda, dengan beberapa media mengatakan sebanyak lima orang ditahan.

Mantan jaksa federal Michael Wynne, yang telah mewakili klub poker Texas, mengatakan kepada media lokal bahwa kasus ini bisa berkembang.

“Pikiran saya saat ini mengenai cerita yang berkembang ini adalah bahwa mungkin ada dakwaan tambahan, seperti pencucian uang, atau penyelidikan federal,” kata Wynne. “Kita akan lihat apa yang berkembang dalam beberapa hari mendatang. Juga, saya tidak akan terkejut jika kita melihat lebih banyak penggerebekan.”

Tuduhan Permainan Kasino di Lucky J Social Club

Klub poker Texas biasanya beroperasi melalui model keanggotaan, di mana pemain membayar biaya daripada ‘rake’ tradisional. Pengaturan tersebut telah membuat banyak ruangan tetap buka selama bertahun-tahun, meskipun perjudian kasino tetap ilegal di Texas.

Keluhan lokal tentang Lucky J dilaporkan telah menumpuk selama beberapa bulan. Keluhan tersebut kemungkinan besar berfokus pada permainan bergaya kasino seperti blackjack atau baccarat, karena klub poker sudah beroperasi secara terbuka di bawah model klub sosial.

Polisi Houston kemudian mengirim detektif yang menyamar ke dalam klub untuk mengamati aktivitas sebelum penggerebekan. PokerNews melaporkan bahwa petugas berdiri di area tunggu sementara drone digunakan untuk pengawasan di dalam properti.

Johnny Chan dan Sejarah Klub

Properti ini memiliki koneksi panjang dengan dunia poker Houston. Johnny Chan, pemenang 10 kali gelang World Series of Poker, sebelumnya memiliki tempat tersebut saat beroperasi sebagai 88 Social.

Chan menjual properti itu pada tahun 2021. Setelah itu, klub berganti nama beberapa kali, pertama menjadi 101 Richmond pada Desember 2021, kemudian Elite Social Club, dan kemudian Lucky J Social Club di bawah kelompok kepemilikan saat ini.

Lokasi tersebut sudah menarik perhatian sebelum penggerebekan. Pada tahun 2025, 20 pemain dirampok saat meninggalkan klub. Ruangan lain di area Houston, bekas Legends Poker Room, juga menghadapi penembakan dan perampokan pada tahun itu sebelum ditutup.

Klub Poker Texas Menghadapi Penegakan Hukum Lebih Lanjut

Penggerebekan Lucky J terjadi hanya beberapa bulan setelah Texas Alcoholic Beverage Commission menggerebek The Lodge Poker Club di Round Rock pada bulan Maret atas tuduhan pencucian uang.

Kasus itu membekukan aset dan menyebabkan PHK di properti tersebut. Kemudian, dewan juri agung menolak untuk melanjutkan dakwaan, dan The Lodge dibuka kembali awal pekan ini.

Meskipun demikian, penggerebekan di Houston menunjukkan bahwa ruang poker Texas tetap berada dalam posisi hukum yang sulit. Klub mungkin beroperasi melalui keanggotaan, tetapi penegak hukum masih dapat bertindak ketika penyelidik percaya bahwa perjudian kasino ilegal atau aktivitas keuangan terkait telah terjadi.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.