ASTS Naik 7% Setelah Launch Satelit BlueBird—Tapi SpaceX Yang Jadi ‘Kunci’ & ‘Ancaman’ Sama Sekali

(SeaPRwire) –

By: Lucas Caldwell

AST SpaceMobile baru saja meluncurkan tiga satelit BlueBird Block 2 via SpaceX Falcon 9. Harga saham ASTS naik 7.4% di premarket, tapi ini bukan cuma tentang launch sukses. Yang lebih menarik adalah hubungan rumit antara ASTS dan SpaceX—partner untuk launch, tapi saingan di layanan direct-to-device.

Launch berlangsung pada pukul 2:39 pagi EDT di Cape Canaveral, Florida. Satelit BlueBird 8,9,10 ditambahkan ke konstalasi. ASTS Naik 4.8% di premarket saat terakhir dicek, sementara SpaceX (SPCX) naik 3.4%.

AST SpaceMobile, Inc., ASTS
ASTS Stock Card

Total satelit ASTS di orbit sekarang 9, setelah kehilangan satu di April karena launch Blue Origin gagal. Block2 punya array 2.400 kaki persegi dan kecepatan puncak hampir 200 Mbps—dua kali lipat Block1.

ASTS butuh minimal 45 satelit di orbit akhir tahun untuk layanan komersial di lintang utara. Satelit 11-33 sudah dalam produksi lanjutan. Tapi investor belum tenang: satelit Block2 ukurannya besar, konfirmasi operasi penuh bisa butuh beberapa minggu.

SpaceX baru saja IPO dan sahamnya naik 50% sejak itu. Semangat ini merambat ke sektor ruang angkasa, termasuk ASTS. SpaceX adalah penyedia launch untuk ASTS, tapi juga saingan—Starlink Mobile target layanan direct-to-device akhir tahun depan.

Pasar umum tidak bersahabat: Nasdaq turun 1.15% dan S&P 500 0.57% pada Rabu. Tapi ASTS tetap naik di premarket. Saham ASTS masih jauh dari high 52 minggu ($135.86) dan turun 15% sejak IPO SpaceX.

Konfirmasi operasi satelit BlueBird 8-10 akan menjadi penentu apakah ASTS bisa mencapai target 45 satelit akhir tahun.

Author bio: Lucas Caldwell, pendapat tech dengan jutaan pengikut di X/Twitter, fokus analisis industri ruang angkasa dan teknologi direct-to-device.