Flutter Cabut Total dari Bursa London—Semua Fokus ke NYSE, Berkat FanDuel yang Dominasi Pasar AS

(AsiaGameHub) –   By: Christian Pierce

Flutter Entertainment sedang menggeser semua fokusnya ke pasar AS. Keputusan untuk meninggalkan listing sahamnya di Bursa London menunjukkan kontradiksi jelas. Nilai listing di Eropa semakin menurun, sementara potensi pertumbuhan di AS menjadi semakin besar. Bagi investor industri perjudian, ini adalah tanda sentra pasar global sedang bergeser.

Flutter akan menghapus listingnya di Bursa London pada 3 Agustus 2026. Sahamnya terakhir diperdagangkan di sana pada 31 Juli 2026. Perusahaan tetap mempertahankan listing di NYSE dengan simbol FLUT. Pada 2024, Flutter sudah memindahkan listing utama ke NYSE. Saat itu, London masih menjadi listing sekunder. Tapi keseimbangan terus bergeser ke arah AS. Dewan perusahaan memeriksa volume perdagangan, biaya listing, dan kewajiban regulasi Inggris. Mereka menyimpulkan listing di London tidak lagi menguntungkan perusahaan atau pemegang saham. AS menyumbang 42% pendapatan Flutter. FanDuel memiliki 39% pangsa pasar taruhan olahraga online di AS. Nilai pasar Flutter sekitar $19 miliar. Perusahaan juga memiliki merek lain seperti Betfair, PokerStars, dan Paddy Power.

Pertumbuhan FanDuel di AS menjadi pijakan utama pergeseran ini. Pasar modal AS lebih dalam, menarik lebih banyak investor institusional untuk bertransaksi di NYSE. Bagi perusahaan perjudian global, fokus ke AS akan menjadi pilihan lebih menguntungkan jika mereka memiliki pangsa pasar signifikan di sana. Perusahaan Eropa lain dengan operasi di AS kemungkinan akan mengikuti langkah Flutter, membuat NYSE menjadi pusat utama untuk saham perjudian online global.

Author bio: Christian Pierce, kolom utama keuangan dan komentator pasar yang menganalisis strategi perusahaan global selama lebih dari 15 tahun.