Kenaikan Pajak Taruhan Olahraga Carolina Utara: Siapa yang Akan Menanggung Biayanya?

(AsiaGameHub) –   By: Jonathan Barrett

Pembahasan kenaikan pajak taruhan olahraga online di Carolina Utara AS bukanlah hal baru. Upaya kenaikan tarif tahun lalu gagal disetujui oleh DPR wilayah. Kali ini, legislator kembali mengusulkan kenaikan tarif dari angka saat ini. Pasar taruhan di wilayah ini tumbuh jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Pemerintah wilayah ingin mengambil porsi lebih besar dari pendapatan industri yang sedang booming.

Sejak diluncurkan pada Maret 2024, taruhan olahraga mobile di Carolina Utara sudah kumpulkan pajak lebih dari $287 juta. Total nilai taruhan yang masuk sejak peluncuran mencapai lebih dari $15 miliar. Tujuh operator online yang beroperasi di sana mencetak pendapatan kotor $1,6 miliar dalam dua tahun terakhir. Bahkan tanpa bandar taruhan fisik, Carolina Utara masuk 10 besar pasar taruhan terbesar AS hingga saat ini. Tarif pajak saat ini yang berlaku untuk operator adalah 18 persen dari pendapatan kotor.

Legislator saat ini membahas kenaikan tarif ke kisaran 20 sampai 30 persen. Angka final masih belum ditentukan karena negosiasi masih berjalan. Ketua DPR Destin Hall mengatakan legislator hanya ingin menyamakan tarif dengan rata-rata negara bagian lain. Saat ini tarif Carolina Utara masih lebih rendah dari banyak negara bagian besar AS. New York mematok 51 persen, Pennsylvania 34 persen, Ohio 20 persen, dan Illinois 20 sampai 40 persen.

Selain kenaikan tarif persentase, legislator juga membahas model biaya per taruhan. Model ini sudah diterapkan di Illinois dan menghasilkan $11 juta hanya di bulan Maret 2025. Namun model ini justru membuat marah operator besar dan meningkatkan biaya taruhan untuk pengguna. Di Carolina Utara, ide ini tampaknya belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Ide pajak penjualan lotre juga dibicarakan tapi kemungkinan kecil untuk disetujui.

Kelompok aliansi operator taruhan yaitu Sports Betting Alliance menentang keras rencana kenaikan pajak ini. Kelompok ini menaungi lima operator besar: FanDuel, DraftKings, Fanatics, bet365, dan BetMGM. Mereka meluncurkan kampanye bulan Mei untuk mengajak pelanggan menentang kebijakan ini. Mereka mengatakan kenaikan pajak akan mengurangi promosi taruhan, meningkatkan biaya untuk penonton, dan mengancam pendanaan olahraga kampus. FanDuel bahkan mengirimkan surat elektronik langsung ke pelanggannya untuk menyuarakan penolakan.

Kenaikan tarif akhir akan menetap di kisaran 21 persen, jauh di bawah usulan awal karena tekanan industri.

Author bio: Jonathan Barrett, editor utama mingguan urusan publik independen yang fokus pada kebijakan pajak dan regulasi industri AS.