Pemerasan China Terhadap Penipuan Lintas Batas Menyasar Sri Lanka—Kepatuhan Regional Diuji

(AsiaGameHub) –   By: Elena Rostova

Para kelompok penipuan online dan perjudian mulai pindah ke Sri Lanka. Ini menjadi masalah besar karena bisa merusak keamanan publik dan reputasi negara. China telah memperingatkan Sri Lanka tentang hal ini, dan kedua negara mulai bekerja sama lebih erat.

Menurut pernyataan Kedutaan China di Colombo pada 29 Mei, kelompok kriminal dari Asia Timur dan Tenggara mencari lokasi baru setelah penegakan hukum diperketat di negara lain. Sri Lanka telah melakukan serangan terhadap lokasi penipuan dan perjudian, menangkap tersangka dari berbagai negara, dan menyerahkan beberapa warga China ke negara asalnya. China juga mengulangi kebijakannya: larangan modal China untuk investasi kasino luar negeri, larangan warga China mengoperasikan kasino luar negeri, dan larangan kasino luar negeri menarik warga China untuk berjudi. Pada Januari 2025, kedua negara telah sepakat memperkuat kerja sama hukum dan keamanan. Reuters melaporkan pada 2024 bahwa China menghubungkan perjudian luar negeri dengan penipuan, pencucian uang, dan perdagangan manusia.

Untuk Sri Lanka, kepatuhan terhadap kebijakan anti-perjudian lintas batas akan menjadi kunci. Jika negara ini tidak memperketat penegakan hukum, ia bisa menjadi target utama kelompok kriminal. Ini juga bisa menjadi contoh bagi negara-negara Asia lain untuk memperkuat kepatuhan mereka terhadap masalah serupa.

Author bio: Elena Rostova, ahli kebijakan publik yang spesialis dalam penilaian kepatuhan untuk pemerintah dan dana kekayaan berdaulat.